Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Puasa Ayyamul Bidh dan Keutamaannya

Puasa Ayyamul Bidh dan Keutamaannya

Puasa Ayyamul Bidh dan Keutamaannya

Pengertian Puasa Ayyamul Bidh

Puasa ayyamul bidh merupakan puasa sunnah yg dikerjakan dalam pertengahan bulan. Waktu penetapan puasa ayyamul bidh ini dari dalam kalender qomariah / hijriyah.

Ayyaamul Bidh merupakan bentuk jamak menurut al-yaum yg berarti hari, sedangkan bidh artinya putih, Ayyaamul Bidh merupakan merupakan hari-hari putih di mana pada tanggal tadi terjadi bulan purnama dengan sinar rona putih.

Dalam? Kalender Masehi nir mampu memilih kapan puasa ini dimulai. Adapun waktu pastinya adalah setiap lepas 13-15 setiap bulan hijriah. Kecuali bila bertepatan menggunakan hari tasyrik. Maka melaksanakan puasa pada lepas tersebut merupakan dilarang.

Dalil Puasa Ayyamul Bidh

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ?Anhu, beliau berkata,

أَوْصَانِى خَلِيلِى بِثَلاَثٍ لاَ أَدَعُهُنَّ حَتَّى أَمُوتَ صَوْمِ ثَلاَثَةِ أَيَّامٍ مِنْ كُلِّ شَهْرٍ ، وَصَلاَةِ الضُّحَى ، وَنَوْمٍ عَلَى وِتْرٍ

?Kekasihku (yaitu Rasulullah shallallahu ?Alaihi wa sallam) mewasiatkan padaku tiga nasehat yang saya nir meninggalkannya sampai saya tewas: 1- berpuasa tiga hari setiap bulannya, dua- mengerjakan shalat Dhuha, 3- mengerjakan shalat witir sebelum tidur.? (HR. Bukhari no. 1178)

Dari ?Abdullah bin ?Amr bin Al ?Ash, Rasulullah shallallahu ?Alaihi wa sallam bersabda,

صَوْمُ ثَلاَثَةِ أَيَّامٍ صَوْمُ الدَّهْرِ كُلِّهِ

?Puasa dalam tiga hari setiap bulannya merupakan seperti puasa sepanjang tahun.? (HR. Bukhari no. 1979)

Dari Abu Dzar, Rasulullah shallallahu ?Alaihi wa sallam bersabda padanya,

يَا أَبَا ذَرٍّ إِذَا صُمْتَ مِنَ الشَّهْرِ ثَلاَثَةَ أَيَّامٍ فَصُمْ ثَلاَثَ عَشْرَةَ وَأَرْبَعَ عَشْرَةَ وَخَمْسَ عَشْرَةَ

?Jika engkau  ingin berpuasa tiga hari setiap bulannya, maka berpuasalah dalam tanggal 13, 14, & 15 (dari bulan Hijriyah).? (HR. Tirmidzi no. 761 dan An Nasai no. 2425. Abu ?Isa Tirmidzi mengatakan bahwa haditsnya hasan).

Dari Ibnu Milhan Al Qoisiy, dari ayahnya, beliau mengungkapkan,

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يَأْمُرُنَا أَنْ نَصُومَ الْبِيضَ ثَلاَثَ عَشْرَةَ وَأَرْبَعَ عَشْرَةَ وَخَمْسَ عَشْرَةَ . وَقَالَ هُنَّ كَهَيْئَةِ الدَّهْرِ


?Rasulullah shallallahu ?Alaihi wa sallam biasa memerintahkan dalam kami buat berpuasa pada ayyamul bidh yaitu 13, 14 dan 15 (dari bulan Hijriyah).? Dan beliau bersabda, ?Puasa ayyamul bidh itu seperti puasa setahun.? (HR. Abu Daud no. 2449 & An Nasai no. 2434. Syaikh Al Albani menyampaikan bahwa hadits ini shahih)

Dari Ibnu ?Abbas radhiyallahu ?Anhuma, beliau menyampaikan,

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا يُفْطِرُ أَيَّامَ الْبِيضِ فِي حَضَرٍ وَلَا سَفَرٍ

?Rasulullah shallallahu ?Alaihi wa sallam biasa berpuasa pada ayyamul biidh waktu nir bepergian maupun waktu bersafar.? (HR. An Nasai no. 2347. Al Hafizh Abu Thohir menyampaikan bahwa sanad hadits ini hasan. Syaikh Al Albani berkata bahwa hadits ini hasan).

Niat puasa putih boleh dilakukan sehabis terbit fajar asalkan belum makan, minum dan melakukan hal-hal yang membatalkan puasa lainnya.

Tata Cara Puasa Ayyamul Bidh

Niat puasa putih boleh dilakukan setelah terbit fajar asalkan belum makan, minum dan melakukan hal-hal yang membatalkan puasa lainnya. Berbeda menggunakan puasa wajib  yg wajib  melakukan niat sebelum terbit fajar.Seorang istri nir boleh berpuasa sunnah ketika beserta suaminya, terkecuali sudah mendapat izin menurut sang suami. "Janganlah seseorang wanita berpuasa sunnah sedang suaminya terdapat, kecuali dengan seizinnya." (HR. Abu Hurairah)Lebih dianjurkan ketika tidak perjalanan? Dari Ibnu ?Abbas radhiyallahu ?Anhuma, beliau menyampaikan, كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا يُفْطِرُ أَيَّامَ الْبِيضِ فِي حَضَرٍ وَلَا سَفَرٍ ?Rasulullah shallallahu ?Alaihi wa sallam biasa berpuasa dalam ayyamul biidh ketika tidak bepergian maupun waktu bersafar.? (HR. An Nasai no. 2347. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa sanad hadits ini hasan. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan).Tidak dilaksanakan di lepas 13 Dzulhijah

Keutamaan Puasa Ayyamul Bidh

Menghidupkan sunnah Nabi shallallahu ?Alaihi wa sallam.Melakukan puasa tiga hari setiap bulannya misalnya melakukan puasa sepanjang tahun lantaran pahala satu kebaikan adalah sepuluh kebaikan semisal.(HR. Bukhari No.1979).Puasa sunnah yg sangat dianjurkan.Memberi istirahat dalam anggota badan setiap bulannya.

Berikut merupakan jadwal puasa ayyamul bidh berdasarkan bulan dan tanggalnya sepanjang tahun 2020.

Januari : 09,10,11

Februari : 07,08,09

Maret : 08,09,10

April : 07,08,09

Juni : 05,06,07

Juli : 05,06,07

Agustus : 03,04,05

September : 01,02,03

Oktober : 01,02,03 lanjut tanggal 30 & 31

November : 01, 29, 30

Desember : 01, 28, 29, 30

Pada Bulan Mei tiada puasa ayyamul bidh dikarenakan adanya puasa ramadhan.

Post a Comment for "Puasa Ayyamul Bidh dan Keutamaannya"